KONFIGURASI WEB MAIL DENGAN DEBIAN 10

 


Apa itu Web Mail ?

Webmail merupakan suatu layanan email yang dapat diakses melalui sebuah browser seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome, opera dan lain-lain. Web Email atau Webmail merupakan salah satu kategori dari website dan klien email yang menggunakan halaman Web sebagai media untuk mengelola email di sisi klien. Sesuai dengan sifatnya, pengguna web email tidak perlu melakukan instalasi perangkat lunak hanya cukup melakukan sedikit konfigurasi. Dengan kelebihan dan kemudahan yang dimiliki webmail yaitu bisa diakses di komputer yang berbeda secara langsung tanpa harus menyetting ulang layanan.

Manfaat dari menggunakan web mail yaitu email anda akan dapat diakses dimana saja, berbeda jika kita menggunakan aplikasi lain seperti Outlook Express, Mozilla’s Thunderbird dimana email tersebut hanya dapat di akses dari komputer tertentu saja. Sementara kekurangan dari mengakses email melalui webmail adalah kita harus terhubung ke internet jika kita ingin mengecek atau membaca email dari akun kita sendiri.

Roundcube adalah salah satu aplikasi webmail dengan basis IMAP. Roundcube ditulis dengan bahasa pemograman PHP. Fitur yang jadi andalan dari aplikasi webmail satu ini adalah penggunaan Ajax. Ajax digunakan untuk memberikan informasi terkait email yang lebih responsif dibandingkan aplikasi webmail lainnya yang cenderung kuno dan kurang canggih.

Ada banyak sebenarnya kelebihan dari aplikasi webmail satu ini, berikut beberapa diantaranya:

  • Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, ada penggunaan teknologi Ajax ada aplikasinya sehingga teknologinya tentu bisa dibilang canggih, bila dibandingkan dengan aplikasi sejenis yang cenderung kuno atau basic.
  • Karena ditulis dengan bahasa pemrograman PHP, Anda pastinya bisa lihat sendiri interface yang modern dan tergolong intuitif.
  • Aplikasi webmail satu ini juga termasuk lengkap dengan beragam fitur yang sering dibutuhkan pada email client. Ada richtext atau komposisi email HTML, buku alamat/kontak, sudah mendukung MIME, bisa kirim dari multiple sender identities, bisa mengkoreksi pengejaan/spell checking, ada 3 view column, fitur drag and drop untuk manajemennya, dan masih banyak fitur lainnya yang bisa memudahkan Anda sebagai pengguna webmail.


Langkah-langkah setting Web Mail :

Sebelum memulai, pastikan anda sudah membuat Mail Server. Jika belum, anda bisa melihat postingan saya yang menjalaskan cara-cara bagaimana membuat dan mengkonfigurasi Mail Server

1. Install Mariadb Server dan Client
apt install mariadb-server mariadb-client -y


2. Ketik command dibawah, setelah itu masukkan password dari root
mysql -u root -p



3. Kemudian ketik seperti command dibawah, setelah mengetik satu baris command kemudian klik enter
create database roundcube;
grant all privileges on roundcube.* to roundcube@localjost identified by ‘1310’;
flush privileges;
quit



4. Install Roundcube
apt install roundcube



5. Pilih saja Yes



6. Masukkan password untuk Roundcube



7. Pergi ke config.inc.php untuk mulai konfigurasi
nano /etc/roundcube/config.inc.php



8. Isi default_host dengan sub domain yang ingin anda gunakan, untuk smtp_server isi dengan localhost, dan isi 25 untuk smtp_port



9. Pergi ke directory sites-available, kemudian copu 000-default.conf menjadi main.conf
cp 000-default.conf main.conf




10. Masuk main.conf untuk mulai configurasi
nano main.conf



11. Isi ServerName dengan sub domain yang tadi anda ketik dan juga ServerAdmin dengan domain utama anda, ubah juga DocumentRoot menjadi /var/lib/roundcube



12. Aktifkan main.conf dengan command dibawah
a2ensite main.conf



13. Masuk ke main.cf untuk configurasi postfix
nano /etc/postfix/main.cf



14. Ubah seperti yang digaris bawah, untuk IP menggunakan IP Network dari Debian Server



15. Pergi ke directory bind dan copy db.local, disini saya menamainya dengan db.mfashiikul



15. Masuk ke file hasil copy dari db.local lalu ubah menjadi seperti gambar dibawah. untuk IP mengunakan IP dari Debian Server



16. Masuk ke named.conf.default-zones dan ubah seperti gambar dibawah
nano named.conf.default-zones



17. restart bind9 dan coba cek sub domain dari Web Mail anda, apakah sudah ada atau belum
nslookup [sub domain dari Web Mail]



18. Ketik sub domain Web Mail pada browser anda, jika berhasil maka akan muncul seperti gambar. Sekarang, anda bisa masuk dengan user yang anda buat pada tutorial Mail Server sebelumnya.



19. Setelah masuk anda bisa mulai membuat pesan untuk dikirim.



20. Kemudian anda bisa cek apakah pesan berhasil diterima dengan masuk menggunakan user penerima



21. Disini anda bisa melihat pesan sudah berhasil diterima dan bahkan pesan sebelumnya yang dikirim lewat telnet menggunakan Mail Server




Kesimpulan

Dengan dibuatnya Web Mail sebetulnya memiliki fungsi yang sama dengan Mail Server namun memiliki sedikit pengembangan yaitu dari segi interface. Selain itu Web Mail dapat menjadikan Client lebih mudah dalam mengirim pesan atau mail.

Dibuat oleh : Muhammad Fashiikul L
SMKN 1 KEDIRI

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONFIGURASI ROUTING NAT SERVER DENGAN DEBIAN 10

KONFIGURASI VPN SERVER(OpenVPN) DENGAN DEBIAN 10

SETTING IP ADDRESS SERVER DEBIAN 10